Tyre Management System


Tyre Management System (TMS) kami akan memonitor semua pergerakan dan pemakaian ban, mulai dari penyediaan ban (min-max stock, inventory management) , pemilihan ban, pemeliharaan ban dan rim, monitor operasional ban dan juga analisis data ban, agar pelanggan dapat memaksimalkan umur ban dan waktu yang tepat untuk ban di retread/vulkanisir, juga meminimalkan kerusakan ban dijalan yang tujuan utamanya agar pelanggan dapat menurunkan pengeluaran di operasional ban.

Taukah anda bahwa biaya ban adalah biaya kedua terbesar setelah biaya BBM?  Maka dari itu proses pemeliharaan ban adalah proses yang penting. Kami berdikasi untuk menjaga umur ban yang panjang.  Target kami adalah memberikan CPK (Cost Per Kilometer) bagi pelanggan kami dengan implementasi TMS.

Objective dari Tyre Management System (TMS) diantaranya:

  1. Memberikan rekomendasi pada prinsip dasar, patern ban yang cocok bagi kondisi perjalanan Truk/Bus pelanggan sehingga CPK rendah dapat tercapai.
  2. Memperpanjang umur ban dan pelepasan ban yang tepat waktu sehingga dapat di retread/vulkanisir.
  3. Menjalankan prosedure pemeliharan ban termasuk laporannya.
  4. Memastikan metode yang benar dan aman untuk penhgantian ban, rotasi ban, tekanan ban dan pengukuran tread deapth/kembang ban.
  5. Implementasi segala aspek dalam lapraon ban yang sejalan dengan prosedur pemeliharaan ban.
  6. Kordinasi dengan bagaian stok ataupun eksternal (supplier ban & retread) untuk pengaturan inventory ban cadangan guna memastikan semua bus/truk dapat beroperasional tanpa ganguan.
  7. Memaksimalkan kualitas casing sehingga dapat di retread berulang kali.

Pelanggan dapat meng-outsourcingkan pekerjaan TMS kepada kami sehingga:

  1. Ban pelanggan dapat dimaksimalkan dengan umur ban yang optimal (dengan perawatan berkala) dan peluang ban untuk diretread lebing tinggi (ban tidak telat dicopot).
  2. Meminimalkan kerusakan ban di jalan sehingga truk dan bus sampai di tujuan tanpa kendala yang tidak diinginkan.
  3. Setiap ban tercatat sejarahnya (kilometer pemakaian, posisi pemakaian, berapa kali retread, alasan kerusakan, merek, dll) sehingga effesiensi ban dapat ditingkatkan ataupun supir yang “ugal-ugalan” juga bisa diperingati.
  4. Meminimalkan karyawan dibidang pemeliharaan ban (dengan sistem outsourcing).
  5. Tujuan akhirnya memberi CPK (Cost Per Kilometer) yang rendah (low cost –> higher profit) untuk pelanggan.


Taukah anda bahwa scrap analysis (analisa pada ban bekas anda) bisa mengungkap kesalahan pemeliharan ban ataupun kesalahan pada pengemudi? Hubungi kami agar kami bisa mengadakan scrap analysis di tempat anda.

Roby Liasta Bangun – Operational Director
Marketing Office:
Jl. Suplir Blok H2 No. 18, Rawa Buntu Utara, BSD City, Tangerang 15318
Tel. (+62-21) 23 870 871, Fax. (+62-21) 5316 4921
Email. roby@belshindo.com
Website: www.belshindo.com

Comments are closed.